Makassar, Sulsel, satelit01.com – Kasus dugaan penganiayaan dengan menggunakan senjata jenis airsoft gun terjadi di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Makam Pahlawan, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.
Dalam kejadian tersebut, dua orang warga, yakni Muhammad Rafi’i Mustafa dan M. Arya Pratama Arifin, menjadi korban dugaan penembakan yang dilakukan oleh seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan selanjutnya mendapatkan penanganan medis. Kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan pengobatan dan perawatan atas luka yang dialami.
Selain mendapatkan penanganan medis, korban juga menjalani pemeriksaan untuk kepentingan pembuatan Visum et Repertum. Hasil pemeriksaan medis dan visum tersebut nantinya dapat menjadi salah satu bagian dari bukti dalam proses penyelidikan dan penyidikan aparat kepolisian.
Atas kejadian yang dialaminya, korban Muhammad Rafi’i Mustafa dan M. Arya Pratama Arifin telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Pelabuhan Makassar untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Pihak keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Keluarga juga meminta agar kasus tersebut ditangani secara serius sehingga pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Orang tua korban menyampaikan harapannya agar pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap pelaku segera ditemukan dan dihukum sesuai hukum yang berlaku. Kami menyerahkan prosesnya kepada pihak kepolisian,” demikian harapan keluarga korban.
Sementara itu, terkait dugaan penggunaan airsoft gun dalam peristiwa tersebut, aparat kepolisian diharapkan dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi pelaku, motif kejadian, serta memastikan jenis senjata yang digunakan.
Polisi juga dapat menelusuri sejumlah kemungkinan alat bukti dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap secara jelas kronologi peristiwa tersebut.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut diharapkan dapat memberikan keterangan kepada aparat kepolisian untuk membantu proses pengungkapan kasus.
Editor: AID


Tinggalkan Balasan