Wajo Sulsel, satelit01.com – Jamaah memadati Masjid Nur Ida Royani Dawi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kota Sengkang, Selasa malam, 24 Juni 2025. Mereka mengikuti pengajian rutin yang berlangsung setelah salat Magrib hingga Isya, diisi oleh penceramah terkemuka, H. Mansyur Maju S.Pd.I., M.Ag., Pembina Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Dalam ceramahnya yang penuh hikmah, Ustadz Mansyur Maju menekankan pentingnya menunaikan shalat dan memperbanyak zikir sebagai pondasi kehidupan yang kokoh dan benteng diri dari berbagai cobaan.
Ustadz Mansyur Maju mengawali ceramahnya dengan menjelaskan kedudukan shalat sebagai tiang agama. Beliau menekankan pentingnya menunaikan shalat lima waktu dengan khusyuk dan penuh keikhlasan. Shalat, menurut beliau, bukan hanya sekadar kewajiban ritual, tetapi juga merupakan sarana komunikasi langsung dengan Allah SWT, untuk memohon ampun, berdoa, dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan menjalankan shalat dengan baik, seseorang akan mendapatkan ketenangan jiwa dan kekuatan batin dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup.
“Shalat adalah tiang agama,” tegas Ustadz Mansyur Maju. “Jika tiangnya kokoh, maka bangunan agama kita pun akan kokoh. Shalat menjadi benteng bagi kita dari perbuatan maksiat dan godaan duniawi.”
Selanjutnya, beliau membahas tentang keutamaan zikir dan bagaimana zikir dapat menjadi pelindung dan penolong bagi setiap muslim. Ustadz Mansyur Maju menjelaskan berbagai macam zikir yang dapat dilakukan, serta menekankan pentingnya keikhlasan dan kekhusyukan dalam berzikir. Beliau juga mengajarkan beberapa amalan zikir yang mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Allah SWT adalah sebaik-baiknya penolong dan pelindung bagi hamba-Nya yang senantiasa berzikir kepada-Nya,” lanjut Ustadz Mansyur Maju. “Dengan memperbanyak zikir, kita memohon pertolongan dan perlindungan-Nya dalam segala urusan. Zikir juga akan menumbuhkan rasa syukur dan ketaqwaan dalam diri kita.”
Para jamaah tampak terkesan dengan ceramah yang disampaikan dan merasa mendapat pencerahan dan motivasi untuk lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Suasana kekeluargaan dan keakraban sangat terasa di sepanjang acara. Para jamaah tampak antusias berinteraksi dan saling berbagi pengalaman dalam menjalankan ibadah. Pengajian rutin di Masjid Nur Ida Royani Dawi ini diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat sekitar, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Reporter: A. Indera Dewa, S.H.


Tinggalkan Balasan