Proyek Rp7,5 Miliar di Wajo Diduga Bermasalah: Paving Block Campur Material Bekas hingga Bangunan Bocor

Wajo Sulsel, satelit01.com – Lembaga Independen Pengawasan Anti Korupsi (LIPAN) Kabupaten Wajo melakukan pemantauan dan pengecekan langsung terhadap sejumlah proyek pembangunan di kawasan Bangsalae, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Kegiatan pemantauan ini dilakukan pada Kamis, 2 April 2026.

Hasil temuan di lapangan memunculkan sejumlah kejanggalan dan indikasi pelanggaran kualitas pada proyek yang dikerjakan oleh CV. Multi Sarana Solution tersebut. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini memiliki nilai kontrak yang mencapai sekitar Rp7,5 miliar.

banner 1080x1080

Kualitas Material Diragukan

Dalam rilis pers yang disampaikan tim LIPAN Wajo pada Ahad (5/4/2026), diungkapkan bahwa dari segi material, terdapat dugaan kuat bahwa paving block yang digunakan merupakan hasil campuran antara material bekas dan baru. Hal ini tentu berdampak langsung pada kualitas serta tingkat kepadatan konstruksi yang diragukan memenuhi standar teknis yang berlaku.

“Kami menemukan indikasi bahwa paving block yang terpasang diduga merupakan campuran antara material bekas pakai dan material baru. Tentu saja hal ini membuat kualitas dan tingkat kepadatannya menjadi sangat diragukan,” ungkap perwakilan tim LIPAN Wajo.

Pengerjaan Tidak Sesuai Standar

Selain masalah bahan baku, kondisi fisik di lapangan juga dinilai jauh dari kata layak. Ironisnya, paving block yang baru selesai dikerjakan dalam hitungan beberapa bulan justru sudah ditumbuhi rumput liar.

Menurut LIPAN Wajo, kondisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses awal pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga pemadatan tanah dasar, tidak dilakukan secara maksimal dan sesuai prosedur. Akibatnya, permukaan jalan menjadi tidak rata dan sangat berpotensi cepat mengalami kerusakan parah dalam waktu singkat.

“Sudah tumbuh rumput padahal baru beberapa bulan selesai. Ini mengindikasikan bahwa pemadatan tanah dasarnya tidak dilakukan dengan baik. Akibatnya permukaan menjadi tidak rata dan cepat rusak,” tambahnya.

Gedung Bocor dan Proyek Terhenti

Tidak hanya pada pemasangan paving block, bangunan gedung yang berada di lokasi yang sama juga dilaporkan memiliki cacat konstruksi. Bangunan tersebut dikabarkan mengalami kebocoran, namun hingga saat ini belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan oleh pihak pelaksana.

Yang lebih memprihatinkan, progres pengerjaan proyek ini dikabarkan terhenti di tengah jalan tanpa adanya kejelasan mengenai kapan akan dilanjutkan atau tindak lanjut apa yang akan diambil.

Minta Klarifikasi Disporapar dan Desak Investigasi

Merespon temuan tersebut, LIPAN Wajo meminta penjelasan resmi dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Wajo selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang membidangi proyek tersebut.

Mereka menuntut transparansi terkait alasan mengapa proyek bernilai miliaran rupiah itu dihentikan sebelum masa kontrak selesai, serta meminta akses terhadap dokumentasi pekerjaan untuk memastikan kesesuaian antara realisasi dengan anggaran.

“Kami meminta penjelasan dari Kepala Dinas terkait alasan terhentinya proyek sebelum rampung, serta meminta transparansi dokumentasi pekerjaan,” tegasnya.

LIPAN Wajo juga mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek ini. Mereka tidak ingin kasus serupa menjadi preseden buruk yang merugikan keuangan daerah dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pembangunan di Kabupaten Wajo.

Lapor ke KPK

Lebih jauh, LIPAN Wajo menyatakan kesiapannya untuk membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk mengusut tuntas pelaksanaan proyek tersebut, mengingat nilai anggaran yang besar dan dugaan penyimpangan yang merugikan negara.

“Kami tidak ingin proyek ini menjadi preseden buruk bagi pembangunan lainnya. Pihak terkait harus bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami meminta pihak KPK untuk mengusut tuntas proyek tersebut demi hukum dan keadilan,” tutup perwakilan LIPAN Wajo dengan tegas.

 

banner 1080x1080