Soppeng, Sulsel – satelit01.com – Pasar Ramadan SUKSES 2026 kini menjelma menjadi pusat perhatian sekaligus magnet ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Soppeng selama bulan suci Ramadan.
Kemeriahan tersebut dirasakan langsung oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng, Andi Mull Makmun, saat mengunjungi lokasi pasar Ramadan tersebut bersama keluarga besarnya, Jumat (6/3/2026) malam.
Usai menghadiri agenda buka puasa di Desa Enrekang, Kecamatan Ganra, Andi Mull bersama istri, anak, hingga cucunya menyempatkan diri menikmati suasana malam di kawasan Pasar Ramadan SUKSES 2026.
Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar untuk menikmati suasana Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bumi Latemmamala.
Kemeriahan terlihat jelas di setiap sudut lokasi pasar.
Sebanyak 87 tenant UMKM yang mengisi stan kuliner dan produk lokal tampak ramai diserbu pengunjung sejak sore hingga malam hari.
“Kami bahkan harus menunggu untuk mendapatkan layanan karena begitu padatnya masyarakat yang datang menikmati berbagai suguhan kuliner. Ini bukti bahwa ekonomi lokal kita sedang bergerak sangat positif,” ujar Andi Mull di sela kunjungannya.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Ramadan SUKSES 2026 yang dinilai sangat tertata dengan baik.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran PT Lamataesso Mattappa Perseroda sebagai pengelola yang dinilai mampu menghadirkan konsep pasar Ramadan yang tertib, aman, dan nyaman bagi pengunjung maupun pelaku usaha.
“Saya melihat kegembiraan yang tulus dari para pelaku UMKM. Kegiatan ini benar-benar menjadi oase bagi ekonomi kerakyatan. Tata ruangnya bagus, aman, dan sangat nyaman untuk keluarga,” tambahnya.
Suasana yang nyaman membuat keluarga Andi Mull betah menghabiskan waktu cukup lama di lokasi tersebut. Bahkan cucunya terlihat sangat menikmati suasana keramaian pasar Ramadan yang penuh dengan aktivitas positif.
Lebih dari sekadar tempat berburu takjil atau menikmati hidangan berbuka puasa, Pasar Ramadan SUKSES 2026 juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan daya beli terhadap produk-produk UMKM lokal.
(Editor: AID)


Tinggalkan Balasan