Soppeng Sulsel, satelit01.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Nurdin Halid mengadakan kunjungan langsung ke kawasan Pasar Ramadhan SUKSES 2026 yang berlokasi di pusat Kabupaten Soppeng pada Jumat malam (7/3/2026). Kehadirannya di tengah hiruk-pikuk aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa langsung disambut dengan antusias oleh pedagang, pengunjung, serta sejumlah komunitas yang tengah menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Dalam kunjungan tersebut, Nurdin Halid tidak datang sendiri melainkan didampingi oleh sahabat dekatnya Nurmal Idrus dan Arfandi Idris, serta Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman. Rombongan tersebut melakukan jelajah menyusuri setiap blok pedagangan yang ada di pasar ramadhan, berhenti sebentar di beberapa gerai untuk berbincang dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta melihat langsung berbagai produk yang ditawarkan mulai dari makanan dan minuman khas Ramadhan, kerajinan tangan lokal, hingga kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Setelah melakukan jelajah sekitar 30 menit, Nurdin Halid memberikan sambutan singkat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap semangat dan geliat ekonomi masyarakat yang terlihat begitu meriah di Pasar Ramadhan SUKSES 2026. Menurutnya, aktivitas UMKM yang tumbuh dan berkembang dengan pesat selama bulan Ramadhan bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga, tetapi juga menjadi energi positif yang memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan perekonomian daerah.
“Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya bisa tiba di tanah kelahiran saya, Soppeng, di tengah geliat UMKM yang bergerak dengan giat di Pasar Ramadhan SUKSES 2026 ini. Saya melihat betapa banyak pelaku usaha yang dengan penuh semangat menjalankan usahanya, mulai dari ibu-ibu rumah tangga yang menjajakan makanan tradisional hingga pemuda yang mempromosikan produk kreatif lokal. Semuanya ini adalah bukti bahwa potensi ekonomi rakyat di daerah sangat besar,” ujarnya
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti pasar ramadhan tidak boleh hanya dilihat sebagai ruang transaksi ekonomi semata, melainkan juga memiliki nilai sosial yang sangat penting sebagai ruang pertemuan masyarakat dan komunitas. “Di sini, kita bisa melihat bagaimana orang-orang dari berbagai latar belakang berkumpul, berinteraksi, dan saling membantu satu sama lain. Pasar ramadhan menjadi jendela kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” jelas politisi yang juga aktif dalam pembangunan ekonomi daerah tersebut.
Sebagai anggota DPR RI yang bertugas di Komisi VI, Nurdin Halid mengungkapkan bahwa sektor UMKM telah menjadi salah satu fokus utama dalam tugasnya di parlemen. Komisi VI sendiri membidangi bidang perdagangan, koperasi, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkaitan dengan penguatan ekonomi rakyat. Ia menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyusun kebijakan yang dapat memberikan dukungan nyata bagi perkembangan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah seperti Soppeng.
“Kita menyadari bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat Indonesia. Data menunjukkan bahwa lebih dari 99% unit usaha di negara ini merupakan UMKM dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Karena itu, mereka harus terus diberi ruang yang luas dan dukungan yang komprehensif agar bisa berkembang dengan baik, tidak hanya bertahan selama bulan Ramadhan tetapi juga bisa terus tumbuh di masa mendatang,” tegas Nurdin Halid.
Menurutnya, geliat UMKM di daerah seperti yang terlihat di Soppeng perlu terus didorong melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil, antara lain dengan memudahkan akses permodalan dengan bunga yang terjangkau, memberikan pelatihan dan pendampingan terkait manajemen usaha serta pemasaran produk, hingga menciptakan sistem distribusi yang efisien agar produk lokal bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kita sedang berusaha untuk menyusun regulasi yang dapat memfasilitasi hal tersebut, termasuk dengan mendorong peran aktif koperasi sebagai wadah untuk menguatkan ekonomi rakyat dan mempermudah akses pasar bagi pelaku UMKM. Selain itu, kita juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan program pendampingan dan pemberdayaan yang bisa memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha,” paparnya.
Sebelum mengakhiri kunjungan, Nurdin Halid mengajak seluruh pelaku UMKM di Soppeng untuk terus meningkatkan kualitas produk dan tidak takut untuk mengembangkan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi. “Jangan pernah merendahkan usaha kecil yang sedang jalankan. Setiap usaha besar pasti dimulai dari yang kecil. Tetap semangat, terus berinovasi, dan percaya bahwa usaha kalian bisa memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah dan negara,” pungkasnya. Editor: AID


Tinggalkan Balasan