Wajo, Sulsel, satelit01.com – Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menjadi tuan rumah perhelatan akbar Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Internasional untuk pertama kalinya. Acara ini sukses menghadirkan peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia serta perwakilan dari 10 negara sahabat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah. “Ini adalah kali pertama MQK dilaksanakan di Kabupaten Wajo dengan skala internasional. Kami sangat bangga bisa menyambut seluruh komponen dari 34 provinsi di Indonesia dan negara-negara sahabat,” ujarnya.

Rangkaian acara MQK dimulai sejak tanggal 30 September dengan kedatangan para kafilah dan duta dari berbagai negara. Pada tanggal 1 Oktober, Pemerintah Kabupaten Wajo mengadakan gala dinner untuk menyambut para perwakilan pimpinan instansi dari seluruh Indonesia di Gedung Dharmawan.

Pembukaan resmi MQK dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober di kampus STAI As’adiyah Macanang, yang dihadiri sekitar 2.500 hingga 3.000 undangan. Acara pembukaan dimeriahkan dengan perkemahan santri nusantara, penanaman pohon oleh para pejabat, serta pembukaan halaqah ulama nusantara yang menghadirkan sekitar 200 ulama dan pimpinan pondok pesantren dari seluruh Indonesia.

Pada malam harinya, Lapangan Merdeka Sengkang menjadi saksi kegiatan “As’adiyah Bershalawat” yang diikuti ribuan masyarakat. Keesokan harinya, di tempat yang sama, digelar pembukaan Expo Kemandirian Pesantren yang diikuti oleh pondok pesantren dari seluruh Indonesia yang memiliki perhatian terhadap peningkatan ekonomi pesantren, serta UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan MQK juga meliputi lomba hadrah, pelantikan, serta berbagai kegiatan lainnya yang dilaksanakan di kampus STAI As’adiyah Macanang dan Lapangan Merdeka Sengkang. Acara ini ditutup pada tanggal 6 Oktober dengan malam penutupan di Lapangan Merdeka Sengkang, yang dihadiri oleh para pejabat dan sekaligus penyerahan apresiasi bagi para juara tingkat nasional dan internasional.

“Estimasi tamu yang hadir pada kegiatan ini diperkirakan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang. Mereka diinapkan di berbagai tempat, termasuk hotel, wisma, penginapan, dan rumah-rumah penduduk di Kota Sengkang,” jelas H. Muhammad Subhan.

Lebih lanjut, H. Muhammad Subhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. “Selamat buat MQK Internasional, sebuah prestasi luar biasa untuk Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dan terkhusus kepada Pondok Pesantren As’adiyah yang untuk pertama kalinya mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan MQK ini dibiayai oleh pusat melalui Dirjen Pendidikan Islam cq Direktur Pesantren, khususnya untuk sarana dan prasarana lokal serta persiapan lomba. Kemenag sendiri tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan ini.

Dengan suksesnya penyelenggaraan MQK Internasional ini, Kabupaten Wajo berharap dapat semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. “Kami berharap teman-teman dari media turut serta mempublikasikan kegiatan ini hingga ke mancanegara, bahwa di sini ada daerah namanya Kabupaten Wajo yang jauh dari ibukota negara, tetapi daerahnya sungguh sangat luar biasa,” pungkas H. Muhammad Subhan.

Jurnalis: Andi Muhammad Yusuf
Editor: Andi Indera Dewa