Wajo, Sulsel, satelit01.com – Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), aliansi masyarakat, dan masyarakat korban bendungan Paselloreng menggelar aksi damai di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Wajo, Jl. Rusa No. 17, Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe, pada Kamis, 4 September 2025, pukul 14.00 WITA. Aksi ini menyuarakan sejumlah tuntutan penting terkait isu korupsi, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi yang diikuti sekitar 50 orang ini dimulai dari titik kumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebelum bergerak menuju kantor DPRD Wajo dan kantor Bupati Wajo.

Bupati Wajo, H. Andi Rosman, S.Sos., M.Si., hadir langsung menerima perwakilan demonstran. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Andi Rosman menyatakan bahwa pemerintah daerah menerima dan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi agenda dalam aksi damai tersebut:

1. Pengesahan RUU Perampasan Aset: Mendesak pemerintah pusat untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi yang lebih efektif.
2. Hukuman Mati bagi Koruptor: Menuntut penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi yang merugikan negara dalam jumlah besar.
3. Kejelasan dan Solusi untuk Korban Bendungan Paselloreng: Meminta pemerintah memberikan kejelasan terkait nasib dan solusi bagi masyarakat yang menjadi korban pembangunan bendungan Paselloreng.
4. Penghapusan Monopoli Proyek di Wajo: Mendesak pemerintah daerah untuk menghapuskan praktik monopoli proyek yang terindikasi merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan yang adil.
5. Penegasan Perda: Menuntut pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) yang ada.
6. Penyelesaian Kasus Mandek: Meminta aparat penegak hukum untuk segera menyelesaikan sejumlah kasus yang terindikasi mandek.
7. Pemecatan ASN Terlibat KKN: Mendesak pemecatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Selain Bupati, hadir pula Wakil Bupati, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi aspirasi masyarakat.

Aksi damai ini berjalan dengan tertib dan aman. Para demonstran menyampaikan aspirasi dengan santun dan damai, sementara aparat keamanan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

Tim Liputan: A. Yusuf, Besse, Rani, Ati, Andi Mutmainna, H. Herman

Editor: Andi Indera Dewa