Wajo, Sulsel (satelit01.com) – Sabtu 04-10-2025 Rapat koordinasi (rakor) para Kepala Bidang (Kabid) Pesantren dari seluruh Indonesia yang berlangsung di sela-sela Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menghasilkan apresiasi tinggi terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) yang bertugas sebagai liaison officer (LO). Para Kabid Pesantren tersebut mengakui bahwa layanan yang diberikan para LO sangat membantu kelancaran acara dan memberikan kenyamanan bagi para tamu.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian dan mendapatkan pujian adalah layanan konsumsi 24 jam non-stop yang disediakan oleh panitia. Layanan ini dinilai sebagai inovasi baru yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah penyelenggaraan MQK di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi layanan yang diberikan oleh para ASN Kemenag, khususnya para LO yang selalu siap mendampingi kami. Layanan konsumsi 24 jam ini juga sangat membantu, terutama bagi kami yang memiliki jadwal padat,” ujar salah seorang Kabid Pesantren yang enggan disebutkan namanya.

Dalam rakor tersebut, para Kabid Pesantren juga membahas berbagai isu terkait peningkatan kinerja layanan pesantren di semua sektor. Mereka juga membahas rencana kegiatan MQK selanjutnya, termasuk evaluasi terhadap pelaksanaan MQK Internasional di Wajo dan persiapan untuk MQK Nasional yang akan datang.

“Rakor ini menjadi momentum penting bagi kami untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengembangan pesantren di Indonesia,” kata salah seorang peserta rakor.

Hasil dari rakor ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan pesantren dan menyelenggarakan MQK yang lebih baik di masa depan.

Dengan adanya apresiasi terhadap layanan prima ASN Kemenag dan pembahasan mengenai peningkatan kinerja layanan pesantren, MQK Internasional di Wajo tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan di lingkungan pesantren. (AMY-AID)